some lessons i got from every where

11 Nov 2010

Menuliskan apa yang telah kupelajari selama ini dan ingin membagikan beberapa diantaranya.

Kutuliskan random saja, seingat otakku..

1. Aku belajar bahwa orang yang gampang tersinggung adalah orang yang bermental kalah. Karena setiap orang atau hal yang ada disekelilingnya dengan mudahnya menunggangi emosinya.

2. Aku belajar bahwa rejeki yang didapatkan dengan benar adalah sama dengan menanam bibit yang baik pada anak maupun diri sendiri di hari2 akhir nanti.

3. Aku belajar bahwa ada banyak orang yang berkedok rohani tetapi memilih memakai jasa iblis untuk menang, bukannya meminta pada Allah yang disembahnya. Dan bahkan mereka tidak merasa bersalah karenanya.

4. Aku belajar bahwa diusiaku ini, memiliki dua orang tua yang rukun dan rada geblek yang menyayangiku sepenuhnya adalah berkat yang amat manis, karena bahkan ada orang tua yang demi kelimpahan materi menjual jiwa anaknya pada iblis. Merebut hak hidup si anaknya.

5. Aku belajar bahwa kelakuan orang tua, ataupun orang dewasa di sekitar anak2 amat rawan untuk dijadikan karakter seorang anak.

6. Aku belajar bahwa manusia tak bisa membicarakan kekurangan saudaranya seolah dirinya berada di luar lingkaran. Bagaimanapun dia punya peran atas apa yang nampak itu.

7. Aku belajar bahwa setiap manusia pasti ada titik jatuhnya, karena itu ia akan jadi tertawaan di akhir apabila ia menjelekkan kejelekan tak berdasar pada pihak tertentu.

8. Aku belajar bahwa yang halal dan haram bukan sekadar apa yang masuk mulut, tapi juga darimana memperolehnya. Alangkah kasihan anak2 yang diberi makanan dan fasilitas dari uang yang tidak halal.

9. Aku belajar bahwa meski yang jasmani perlu diperhatikan kebersihannya, tapi yang lebih penting adalah kebersihan hati jiwa dan pikiran karena yang dari dalamlah yang menentukan semuanya, bahkan mengubah segalanya.

10. Aku belajar bahwa melarang sesuatu bukanlah cara yang terbaik agar seseorang tidak melakukan sesuatu yang dilarang itu. Kuncinya adalah pada perbaikan karakter dan bukannya sejuta peraturan larangan.

11. Aku belajar bahwa orang yang iri adalah orang yang tidak bahagia dengan hidupnya, karena itulah ia tak pernah puas dan selalu mencari-cari pelampiasan, baik dengan mengata2i orang lain ataupun menjahati orang lain.

12. Aku belajar bahwa ketenangan yang aku punyai ini berbahaya apabila aku tak punya visi dan berakar pada Kristus, karena aku jadi orang yang susah dimengerti dan susah ditebak, bahkan aku bisa memilih ataupun mengarahkan orang lain untuk menebak sesuatu seperti yang sudah kurencanakan sebelumnya.

13. Aku belajar bahwa ketulusan memberikan sepiring nasi lebih dihargai daripada uang banyak yang diberikan untuk kemudian diungkit2.

14. Aku belajar bahwa orang yang tahu diri akan disegani.menyalahgunakan keputusan atau statement orang lain cuman bakal menjeratmu kedalam kekusutan masalah baru. sedangkan mereka yang lancang akan dicela, tak peduli usia dan jabatan.

15. Aku belajar bahwa ketika kau kaya, akan banyak yang mendekatimu dengan wajah penuh senyum. Dan orang2 seperti itu sebaiknya tidak diijinkan mendekat.

16. Aku belajar bahwa lebih baik membangun tembok menutup jalan apabila di jalan itu ada orang yang punya track record mendekatimu untuk menunggangimu, lalu bila kau menolak,maka akan menceburkanmu ke jurang.

17. Aku belajar bahwa menuliskan semua hal di situs social media adalah kebodohan.

18. Aku belajar bahwa waktu2 belajar adalah waktu2 yang menyenangkan.

19. Aku belajar bahwa diam saja dan menerima nasib bukanlah hal yang tepat apabila ingin merubah nasib. Diam boleh saja untuk menghindari konflik, tapi diam untuk nasibmu adalah kebodohan.

20. Aku belajar bahwa salah satu kebodohan masyarakat dengan budaya timur adalah keinginannya menyenangkan hati semua orang dan mencari image baik. Padahal image baik akan datang dengan sendirinya dari ketulusanmu berbuat baik. Dan orang2 yang menuntutmu tampak baik didepan mereka seringkali tidak berhak untuk itu, bahkan mereka mungkin saja menginjak kepalamu suatu hari nanti. Tak ada satu manusiapun didunia yang berhak menuntutmu selalu jadi anak baik.

21. Aku belajar bahwa kehidupan punya tujuan, tapi tak semua orang menyadarinya. Bahkan menggumulkan visi, mempunyai idealisme dan mempertahankan prinsip sebenarnya adalah berkat bagi segelintir orang, tinggal bagaimana mental yang mereka punyai akan menentukan sikap mereka, karena biasanya orang2 yang idealis tidak disukai (sama yang iri).

22. Aku belajar bahwa ketika memanfaatkan waktu diam, seringkali aku mendapati diriku tidak hanya mendengarkan tapi juga mengamati dan menyusun strategi. dan itu membantu otakku berfungsi memperkuat filternya.

23. Aku belajar bahwa semakin dalam kita terjerat perasaan kita pada seseorang, semakin orang itulah yang akan dapat menyakiti kita.

24. Aku belajar bahwa bagaimanapun adalah kebodohan bila mampir ke Indonesia tapi tidak makan nasi pecel ;p


TAGS Meaning


-

Author

Follow Me